Sabtu, 14 Maret 2015

Pengertian, Fungsi dan Sejarah Photoshop

 

Sejarah Photoshop

Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; “total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan” dengan cara ini.
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.Sumber ( wikipedia)

Fungsi Photoshop

Banyak sekali fugnsi Photoshop , tapi sebelum itu mari saya jelaskan Fungsi Tool-tool Photoshop.

Crop & Slice Tool 


Crop & Slice Tool
Crop Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memotong gambar, foto ataupun canvas (kertas kerja). Pemotongan dengan alat ini dilakukan secara permanen mengubah bentuk dimensi lebar dan tinggi foto. Pemotongan dilakukan dengan menentukan area potong berbentuk kotak dari sebuah foto.
Crop & Slice ToolSlice Tool – Shortcut (C), digunakan untuk kebutuhan website dengan cara memotong hasil desain yang telah dibuat di Photoshop menjadi potongan yang lebih kecil.
Crop & Slice Tool
Slice Select Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool.

Annotation, Measuring & Navigation Tool

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Eyedropper Tool - Shortcut (I), digunakan untuk mengambil sample warna dari sebuah gambar ataupun foto, sample warna diambil dengan cara mengklik warna target yang kemudian secara otomatis akan mengubah warna depan (foreground color) pada toolbox.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Ruler Tool – Shortcut (I), digunakan untuk mengukur dimensi lebar dan tinggi.  alat ini biasanya digunakan untuk kebutuhan website seperti mengukur dan memperkirakan interface tinggi & lebar tombol, header ataupun area website lainnya. Satuan yang digunakan biasanya pixels.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Note tool - Shortcut (I), digunakan untuk memberikan catatan pada hasil desain yang telah di buat. Catatan ini berguna sebagai pengingat dalam proses pembuatan desain ataupun dapat berguna sebagai media untuk penyampaian sebuah pesan ketika bekerja secara team.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Hand Tool – Shortcut (H), digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang foto atau gambar di dalam window view area atau dalam kondisi gambar sedang di perbesar (zoom in). Cukup tekan dan tahan tombol spasi untuk meminjam alat ini.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Zoom Tool - Shortcut (Z), digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan foto atau gambar. Pengaturan zoom in atau zoom out dapat dilakukan melalui option bar.

Selection Tool


Selection Tool
Move Tool – Shortcut (V), alat ini digunakan untuk memindahkan posisi layer dalam satu foto ataupun memindahkan sebuah foto atau layer dalam sebuah foto ke foto yang lain / foto yang berbeda.

Selection Tool
Rectangular Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan diatas alat ini maka akan muncul alat lain dari kelompok marquee tool seperti Eliptical Marquee Tool, Single Row Marquee tool dan Single Column Marquee Tool.
Selection Tool
Eliptical Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti menyeleksi lingkaran mata, ban mobil dan objek lain. Alat ini masih satu kelompok dengan Rectangular Marquee Tool.

Selection Tool
Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, alat ini akan membentuk seleksi sesuai dengan gerakan mouse, penggunaan alat ini sangat bergantung dengan gerakan mouse sehingga cukup sulit mengendalikan dan mencapai hasil yang maksimal.
Selection Tool
Polygonal Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas bersudut, alat ini membentuk seleksi melalui titik-titik point yang dibuat dengan menggunakan klik kiri mouse. Alat ini juga dapat digunakan untuk memotong dan mengubah background foto.
Selection Tool
Magnetic Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi.
Selection Tool
Magic Wand Tool – Shortcut (W), digunakan untuk  menyeleksi satu jenis warna (warna solid) pada foto. Alat ini dapat menyeleksi dengan pengaturan nilai tolerance atau nilai cakupan warna, semakin besar nilai tersebut maka semakin luas cakupan warna yang di seleksi.

Retouching Tool


Retouching Tool
Spot Healing Brush – Shortcut (J), digunakan untuk menghapus noda pada sebuah foto ataupun gambar, alat ini juga biasanya digunakan untuk menghilangkan noda di wajah ataupun menghilangkan jerawat diwajah.
Retouching Tool
Patch Tool – Shortcut (J), digunakan untuk memperbaiki foto dengan cara memanfaatkan pola yang terdapat pada foto tersebut. Perbaikan dilakukan dengan menyeleksi kerusakan area kemudian menarik seleksi tersebut diatas pola target untuk menutupi area kerusakan.
Retouching Tool
Red Eye Tool – Shortcut (J), digunakan untuk menghilangkan efek mata merah yang timbul pada foto akibat pengambilan foto dalam kondisi gelap menyebabkan flash kamera memantulkan warna merah pembuluh darah dibalik mata.
Retouching Tool
Clone Stamp Tool – Shortcut (S), digunakan untuk mengambil sample dari sebuah area gambar kemudian mengkloning / menerapkan sample tersebut untuk dilukiskan diatas area foto lain berdasarkan sample foto yang diambil.
Retouching Tool
Pattern Stamp Tool – Shortcut (S), digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu sesuai dengan pola yang dipilih pada option bar.
Retouching Tool
Eraser Tool – Shortcut (E), digunakan untuk menghapus foto atau gambar dalam sebuah layer raster.
Retouching Tool
Background Eraser Tool – Shortcut (E), digunakan untuk menghapus foto atau gambar sehingga menghasilkan layer transparant pada bagian foto atau pada area yang dihapus.
Retouching Tool
Magic Eraser Tool – Shortcut (E), digunakan untuk menghapus area tertentu dari sebuah foto atau gambar yang memiliki warna yang serupa (satu warna solid) menjadi transparan dengan satu kali klik pada area warna tersebut. Bisa dimanfaatkan untukmenghapus background satu warna.
Retouching Tool
Blur Tool – digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu dari sebuah foto atau gambar. Dengan mengaburkan gambar akan memberikan kesan halus, blur juga dapat menyamarkan pixels gambar.
Sharpen Tool – digunakan untuk menajamkan area tertentu dari sebuah foto atau gambar.
Smudge Tool – digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu dari sebuah foto atau gambar seolah-olah di pengaruhi oleh sapuan jari telunjuk diatas sebuah lukisan.
Dodge Tool – Shortcut (O), digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada gambar atau foto dengan memberikan highlights pada area tertentu hingga area tersebut tampak lebih cerah / terang.
Burn Tool - Shortcut (O), digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada gambar atau foto dengan memberikan shadow / bayangan pada area tertentu hingga tampak lebih gelap.
Sponge Tool – Shortcut (O), digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada area gambar atau foto.

Painting Tool


Painting Tool
Brush Tool – Shortcut (B), digunakan untuk melukis foto atau gambar dengan goresan kuas berdasarkan warna depan (foreground color) yang telah dipilih.
Painting Tool
History Brush Tool – Shortcut (Y), digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image.
Art History Brush Tool - Shortcut (Y), digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari image, dengan model artistik tertentu.
Pencil Tool – Shortcut (B), digunakan untuk melukis dengan efek goresan pensil.
Gradient Tool – Shortcut (G), digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan perpaduan dua warna atau lebih. Gradient ini juga memiliki beberapa pengaturan dan tipe untuk menghasilkan efek perpaduan warna yang sesuai dengan keinginan.
Paint Bucket Tool – Shortcut (G), digunakan untuk mengecat atau mewarnai area tertentu atau layer tertentu berdasarkan warna depan (foreground color) yang telah dipilih.

Drawing and Type Tool

Drawing and Type Tool
Path Selection Tool - Shortcut (A), digunakan untuk menyeleksi path yang telah dibuat dengan menggunakan pen tool.
Drawing and Type Tool
Horizontal Type Tool – Shortcut (T), digunakan untuk membuat teks secara horizontal. Selain alat ini ada juga Vertical Type Tool untuk membuat teks secara vertical dan type mask untuk membuat teks dalam bentuk seleksi.
Pen Tool – Shortcut (P), digunakan untuk menggambar path sudut ataupun lengkung. Alat ini biasa juga digunakan untuk menyeleksi objek. Selain alat ini ada kumpulan alat lain untuk menambah titik point, mengurangi dan memodifikasi path yang telah dibuat.
Sumber:Trikmudahphotoshop

sensorik yang dihasilkan oleh imajinasi seseorang cukup kuat untuk mengubah persepsi dunia nyata


Sebuah studi dari Karolinska Institutet di Swedia mengungkapkan bahwa apa yang kita bayangkan dalam pikirkan ternyata dapat mempengaruhi cara kita mengalami dunia. Persepsi kita yang sesungguhnya mengalami perubahan di saat kita mengimajinasikan sedang ‘mendengar’ atau ‘melihat’ sesuatu dalam benak kita. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology ini menyoroti pertanyaan klasik dalam dunia psikologi dan neurologi tentang bagaimana otak kita mengkombinasikan informasi dari berbagai indera yang berbeda-beda.

“Kita sering berpikir tentang hal-hal yang kita bayangkan dan hal-hal tersebut kita anggap jelas sebagai hal yang terpisahkan,” kata Christopher Berger, mahasiswa doktoral di Departemen Ilmu Saraf dan sebagai penulis utama dalam studi, “Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa imajinasi kita pada suara atau bentuk tertentu mampu merubah cara kita memandang dunia di sekitar kita dengan cara yang benar-benar sama dengan mendengar suara itu atau melihat bentuk tersebut. Secara khusus, kami menemukan bahwa imajinasi kita tentang ‘pendengaran’ dapat mengubah apa yang kita lihat, dan imajinasi kita tentang ‘melihat’ dapat mengubah apa yang sebenarnya kita dengar.”
persepsi
Penelitian ini terdiri dari serangkaian percobaan yang menggunakan ilusi di mana informasi sensorik dari satu indera mengalami perubahan atau mendistorsi persepsi seseorang dari indera yang lain. Sembilan puluh enam sukarelawan berpartisipasi secara total.

Dalam percobaan pertama, para peserta mengalami ilusi bahwa dua objek yang berpas-pasan saling bertabrakan, bukannya saling melewati satu-sama lain, setelah mereka membayangkan suara kedua objek yang saling bertumbukan. Dalam percobaan kedua, persepsi spasial peserta pada suara menjadi bias terhadap lokasi di saat mereka membayangkan sedang ‘melihat’ sekelebat lingkaran putih. Pada percobaan ketiga, persepsi para peserta pada apa yang diucapkan seseorang berubah setelah mereka membayangkan satu suara tertentu.

Menurut para ilmuwan, hasil penelitian ini mungkin berguna dalam memahami mekanisme yang umumnya terjadi pada gangguan kejiwaan tertentu seperti skizofrenia, di mana otak gagal dalam membedakan antara pikiran dan realitas. Penggunaan di bidang lain pun bisa menjadi bahan penelitian mengenai komputer antarmuka otak, di mana imajinasi seseorang yang lumpuh bisa digunakan untuk mengontrol perangkat virtual dan buatan.

“Ini merupakan set pertama dari percobaan untuk secara definitif menetapkan bahwa sinyal-sinyal sensorik yang dihasilkan oleh imajinasi seseorang cukup kuat untuk mengubah persepsi dunia nyata seseorang dari modalitas sensorik yang berbeda,” jelas Profesor Henrik Ehrsson, kepala peneliti di balik studi ini.


Sumber: FaktaIlmiah

Rabu, 31 Desember 2014

Sekilas Penjelasan Tentang Layers Photoshop




Dalam Tutorial Photoshop kali ini saya akan dijelaskan apa yang dimaksud layer atau layers, dalam Photoshop. Layers merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, bisa diibaratkan sebagai kanvas atau lapisan… Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh.
Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers tersebut Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah.





Layers berisi satu objek sehingga masing-masing objek dapat diedit tanpa mempengaruhi objek yang lain. Ketika Anda memberikan efek tertentu (layer style) pada sebuah layer, maka Anda dapat menduplikasi layer style ke layer yang lain dengan corak dan bentuk yang sama.
Untuk Lebih jelasnya mengenai pengaturan Layer pada photoshop, silahkan lihat gambar tentang Layer Properties di bawah ini :
Gambar : Layer Properties
Berikut ini keterangan dari Layer Properties serta fungsi – fungsinya :
A. Link
Digunakan untuk membuat agar bisa mengelompokkan banyak layer sekaligus. Cara memakainya dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan (dengan Shift + Klik), kemudian klik icon ini.
B. Layer Style
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi seperti menu Layer > Layer style.
C. Add Layer Mask
Digunakan untuk menutup/melindungi sebagian/seluruh lapisan gambar dari proses pengeditan.
D. New Adjustment Layer
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi sebagai pengubahan warna. Perbedaannya kalau menggunakan menu Image > Adjustment bisa dibaca artikel tutorial yang ini.
E. Layer Group
Digunakan untuk mengelompokkan beberapa layer menjadi suatu kumpulan layer, agar mempermudah proses pekerjaan yang menggunakan banyak sekali layer.
F. New Layer
Digunakan untuk membuat layer baru yang kosong, ataupun untuk membuat duplikat layer. Untuk membuat duplikat layer, lakukan dengan cara menggeser nama layer ke icon ini.
G. Delete Layer
Digunakan untuk menghapus layer. Aktifkan layer yang ingin dihapus, kemudian klik icon ini. Dalam Photoshop versi CS2, bisa juga dilakukan hanya dengan mengaktifkan layer kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (ini belum bisa dilakukan jika Anda menggunakan Photoshop versi sebelumnya).
H. Layer Blending Option
Digunakan untuk mengatur proses yang terjadi pada pixel-pixel layer terhadap layer yang ada posisinya berada dibawahnya.
I. Image Adjustment Layer
Ini menunjukkan sebuah gambar layer yang merupakan pengaturan warna.
J. Layer Thumbnail
Ini adalah tampilan gambar kecil dari gambar asli Anda. Jika layer merupakan sebuah tulisan atau text, maka gambar tampilannya adalah sebuah huruf T.
Layer ini juga menunjukkan bahwa layer ini adalah layer yang dalam kondisi aktif atau terpilih. Layer yang sedang aktif akan mempunyai warna yang berbeda dengan layer yang tidak aktif.
Tiap sebuah layer bisa mempunyai nama yang berbeda beda. Secara default, Photoshop akan membuat layer dengan nomor yang berurutan. Nama layer ini bisa diganti dengan cara melakukan klik 2 kali pada nama layernya, kemudian Anda tinggal mengetikkan nama yang diinginkan.
Namun saat melakukan klik 2 kali, harus tepat pada nama layernya, karena kalau tidak, maka kita justru masuk ke pengaturan Layer Style. Jika klik 2 kali dilakukan pada thumbnail text layer, maka kita akan langsung membuat blok pada layer tulisan tersebut.
Anda juga bisa menyeleksi layer dengan melakukan klik kanan pada thumbnail layer kemudian memilih Layer Transparency. Atau dengan melakukan Ctrl + klik pada thumbnail layer.
K. Eye Ball / Visibility
Digunakan untuk mengatur tentang tampil atau tidaknya sebuah layer yang sedang Anda kerjakan dengan Photoshop. Cara pakainya, dengan melakukan klik pada icon tersebut.
L. Palette Menu
Icon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet. Menu palet ini berhubungan dengan fungsi palet yang sedang Anda tampilkan.
M. Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai prosentasenya, maka layer/gambar Anda akan semakin transparan.
N. Fill Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Namun tidak sama dengan Opacity, karena Fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan Layer Style. Jadi pilihan Fill ini akan bermanfaat jika Anda juga menerapkan Layer Style.
O. Layer Style option
Gambar icon F pada layer ini menunjukkan bahwa pada layer ini terdapat efek Layer Style, sementara gambar segitiga di sebelah kanan ini digunakan untuk menampilkan atau tidaknya informasi detil Layer Style yang digunakan.
P. Locked layer
Gambar icon gembok (maksudnya kunci) ini menunjukkan bahwa layer ini dalam kondisi terkunci. Biasanya gambar dengan ekstension .jpg akan mempunyai layer background yang selalu terkunci. Untuk membuka kunci pada layer background ini, caranya dengan melakukan klik 2 kali pada layer tersebut, kemudian klik OK pada kotak dialog yang muncul.
Demikian tutorial lengkap mengenai penjelasan dan ilustrasi Layer Photoshop, Anda bisa melanjutkan belajar ke Tutorial Photoshop yang lain di ilmugrafis.com
Terima kasih semoga bermanfaat.

sumber: kelasdesain.com

Selasa, 09 Desember 2014

Pengertian Dasar Photoshop


Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklansehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.

Photoshop adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau
foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang
sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk
mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap
sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi.

Tool – tool pada Adobe PhotoShop  yang tertata praktis, jika Anda dapat megoperasikan
secara optimal maka akan tercipta  grafik yang indah dan informatif yang dapat di
transfer ke dalam image sesuai dengan keinginan Anda sendiri, mengenal  lingkungan
kerja pada PhotoShop, yang terdiri dari menu bar, toolbox, option bar, status bar, pallete, canvas
Dokumen Baru
Untuk membuat dokumen baru klik File lanjutkan dengan Klik New

Beberapa pilihan yang ada pada Image Size :
– Preset Size  untuk menentukan ukuran canvas secara otomatis
– Width, menentukan ukuran lebar secara manual
– Hight, untuk menentukan ukuran tinggi secara manual
– Resolution, untuk menentukan resolusi gambar
– Mode,untuk menampilkan warna Toolbox
Pilihan pada Contens
– White, warna dasar putih pada canvas
– Background color, untuk menampilkan background
– Transparent, untuk menampilkan bentuk transparan pada canvas

Option Bar
Tampilan pada option bar akan berubah dinamis sesuai tool yang digunakan
Toolbox
Fasilitas untuk mengedit atau memanipulasi image dengan tool – tool yang ada
Palet  Navigator
Fasilitas yang digunakan untuk menggeser atau memperbesar gambar yang ada melalui
salinan miniature gambar. Bagian tengahnya disebut Thumbnail
Palet Color
Untuk merubah warna sesuai yang diinginkan
Canvas
Area yang akan digunakan untuk meletakkan objek
Status Bar
Berisi informasi ukuran file, waktu,gambar, dan keterangan tool yang sedang aktif

Keterangan
A:   Marquee tool  L:  Move tool
B:  Lasso tool  M: Magic wand tool
C:   Crop tool  N:  Slice tool
D:  Healing brush tool  O:  Brush tool
E:  Stamp tool  P:   History brush tool
F:  Eraser tool  Q: Paint bucket tool
G:  Blur tool  R:  Dodge tool
H:  Selection tool  S:  Horizontal type tool
I:  Pen tool  T:  Rectangle tool
J:  Notes tool  U:  Eyedropper tool
K:  Hand tool  V:  Zoom tool
Marquee tool : Untuk membuat seleksi berbentuk  elips ataupun kotak
Lasso tool : Untuk seleksi bebas
Crop tool : Untuk memotong area yang diinginkan
Brush tool : Untuk menggambar dalam bentuk kuas
8Stamp tool : Digunakan untuk membuat duplikasi sesuai yang diinginkan
Eraser tool : Digunakan untuk menghapus objek yang diinginkan
Blur tool : Untuk membuat objek menjadi kabur
Selection tool : Untuk memindahkan canvas
Pen too l : Untuk menggambar garis lurus dan kurva
Notes tool : Untuk membuat catatan
Hand tool : Untuk memindahkan objek atau gambar
Move tool : Untuk memindahkan seleksi canvas yang sedang aktif
Magic wand tool : Membuat seleksi berdasar pada kelompok warna
Slice tool : Untuk membuat objek atau gambar menjadi terpisah-pisah
Brush tool : Untuk menggambar dengan kuas dalam bentuk cat
History brush tool : Untuk membuat undo secara terus menerus
Paint bucket tool : Untuk memberi atau merubah warna pada objek grafik
Dodge tool : Untuk mengatur pencahayaan
Horizontal type tool : Untuk membuat bentuk tulisan mendatar
Rectangle : Untuk membuat kotak segi empat,elips poligon dan custom
Eyedropper tool : Untuk memilih,membuat warna latar foreground dan background
Zoom Tool : Untuk membuat tampilan besar dan kecil

sumber dari : http://yolaelliskha.blogspot.com

Software untuk desainer grafis


PROGRAM PENGOLAH GRAFIK/GRAFIS

Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.

1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe FrameMaker
– Adobe In Design
– Adobe PageMaker
– Corel Ventura
– Microsoft Publisher
– Quark Xpress

2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe Illustrator
– Beneba Canvas
– CorelDraw
– Macromedia Freehand
– Metacreations Expression
– Micrografx Designer

3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu.

Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
– Adobe Photoshop
– Corel Photo Paint
– Macromedia Xres
– Metacreations Painter
– Metacreations Live Picture
– Micrografx Picture Publisher
– Microsoft Photo Editor
– QFX
– Wright Image
– Pixelmator
– Manga studio
– Gimp
– Pos Free Photo Editor

4. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
– Adobe After Effect
– Power Director
– Show Biz DVD
– Ulead Video Studio
– Element Premier
– Easy Media Creator
– Pinnacle Studio Plus
– WinDVD Creater
– Nero Ultra Edition
– Camtasia

5. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Macromedia
– Macromedia Authorware
– Macromedia Director
– Macromedia Flash
– Multimedia Builder
– Ezedia
– Hyper Studio
– Ovation Studio Pro

6. Pengolah 3 dimensi
– Xara 3D
– 3Ds Max
– Houdini
– Lightware
– Blender
– Pixar
– Maya
– Poser
– AutoCad

7. Software tipografi
– Fontographer
– AMP Font Viewer



Sumber: http://www.ahlidesain.com
Kita sebagai desainer yang kesehariannya dipenuhi dengan sesuatu yang berkaitan dengan emosi, estitika dan seni perlu mengetahui sejauh manakah otak kita bekerja dengan baik untuk menangani hal tersebut. Terkadang kita tidak punya keterampilan seni dan begitu pula tidak dianugerahi bakat estetis desain, namun tetap saja karena kita senang, menyukai dan ingin mendalami bidang tersebut maka ada baiknya untuk mengetahui kepribadian otak kiri dan otak kanan dalam kaitan desain.

Saya terkagum-kagum ketika ada sebuah buku yang membahas tentang hal ini, Awaken The Giant Within (dibuat oleh Anthoni Robbins, seorang pemateri termahal dunia) yang berupaya untuk mengungkap apa yang ada dalam diri kita untuk menjadi potensi maksimal. Yang kemudian saya kaitkan dalam dunia desain. Artikel ini mungkin bisa menjadi alternatif bagi Anda yang belajar desain terlebih untuk yang belajar desain otodidak. Tes ini akan menentukan personality / kepribadian mana yang Ada punyai, dengan demikian Anda bisa melakukan sesuatu melalui hal tersebut. Mungkin bisa akurat dan mungkin juga tidak, meskipun ini saya dapatkan dari berbagai sumber yang menunjang, coba saja dan mungkin bisa Anda dapatkan manfaatnya.

Pertama-tama Anda akan menentukan bagian otak mana (kiri atau kanan, meskipun Anda punya satu otak) yang secara dominan yang Ada gunakan. Hal ini akan dibagi menjadi dua bagian dan kombinasi dari hasilnya akan mengarahkan Anda untuk menentukan kepribadian yang Anda punya.

Bagian Satu

Letakkan kedua tangan Anda berpegangan, seperti layaknya orang berdoa. Jika Anda lihat,

Ibu jari kiri berada di bawah ibu jari tangan kanan, maka Anda pengguna dominan otak kiri.

Ibu jari kanan berada di bawah ibu jari tangan kiri, maka Anda pengguna dominan otak kanan.



Dapat Ada lihat pada gambar di atas ibu jari tangan kiri berada di atas ibu jari tangan kanan, maka berarti penggunaan otak kiri lebih dominan.

Bagian dua

Lipat kedua lengan tangan Anda di depan

Lengan tangan kanan berada di atas lengan tangan kiri Anda, maka Anda pengguna otak kiri

Lengan tangan kiri berada di atas lengan tangan kanan Anda, maka Anda pengguna otak kanan
Dapat Anda lihat pada gambar di atas lengan tangan kanan berada di atas lengan tangan kiri yang berarti pengguna dominan otak kiri.
Kombinasi KIRI + KANAN

Lantas, apa artinya? Berdasarkan hasil kombinasi yang didapatkan dari tes ini (langkah satu dan dua tidak boleh terbalik) maka ada serangkaian interpretasi dari kepribadian Anda.
Kanan+ Kiri

Penuh pertimbangan, tradisional, tipe tidak langsung

Secara insting membaca emosi (bukan berati marah lo) orang lain dan ramah kepada setiap orang secara alami. Meski tidak terlalu mendalam untuk berinisiatif bergerak ‘maju’, tetapi orang ini akan selalu mensupport orang lain.

Merupakan kepribadian yang stabil dan penuh pertimbangan dalam melakukan sesuatu, memberi orang lain perasaan dilindungi oleh orang tersebut.

Kelemahannya adalam mereka tidak bisa mengatakan tidak untuk suatu hal, meskipun mereka tidak berharap untuk melakukannya mereka akan selalu untuk peduli pada orang lain. Mereka akan membantu orang lain meski tidak punya kepentingan di dalamnya.

Dalam dunia desain, orang yang penuh pertimbangan ini akan benar-benar memikirkan konsepnya memang sudah benar atau tidak. Karena suka sesuatu yang seserhana, biasanya apa yang mereka hasilkan juga sederhana dan mudah dicerna oleh orang lain, merek tidak suka sesuatu yang rumit, Ingat! terkadang brief dari klien desain seringkali memberikan aturan dan penugasan yang ‘blibet’ dan rumit, namun mereka lakukan dengan suatu yang sederhana. Hal ini menjadikan mereka agak sering ‘ngobrol’ dengan klien.
Kanan+Kanan

Suka tantangan dan tidak suka basa-basi (tipe langsung)

Ketika mereka telah menentukan sesuatu, mereka akan melakukan hal tersebut sesegera mungkin. Sangat suka coba-coba dan juga menyukai hal-hal yang berbau tantangan. Berani untuk menghadapi bahaya / resiko tanpa berpikir panjang (yang kadang-kadang melakukan sesuatu secara konyol).

Kelemahannya adalah mereka tidak mendengar kata-kata atau nasihat orang lain, mereka akan berpikir ulang atau memikirkannya jika mereka benar-benar berharap atas apa yang mereka ingin dengar saja pada suatu percakapan dan suatu hal (mereka akan mendengarkan Anda jika menurut mereka menarik saja bagi mereka). Bagaimanapun juga, kerena tidak suka basa-basinya mereka cenderung menjadi seseorang yang populer.

Orang yang mempunyai kepribadian ini bisa dikatakan sangat cocok di bidang desain dan seni. Seperti yang kita tahu otak kanan adalah digunakan secara dominan dalam bidang desain. Karena mereka suka tantangan, mereka suka bereksplorasi dengan hal baru, cara pandang yang baru, berpikir ‘diluar kotak’, yang membuatnya mempunyai kesempatan menemukan konsep atau ide desain yang baru.

Imaginasi mereka juga sangat hebat. Nah, namun perlu juga diingatkan terkadang mereka tidak terampil dalam melakukan sesuatu (baca artikel saya tentang segitiga ilmu pengetahuan, seni dan keterampilan), sehingga mereka lebih cocok menjadi ‘bank’ konsep dan tim kreatif.
Kiri+Kiri

Berdedikasi tinggi, dingin dan perfeksionis

Selalu mengandalkan logika pada setiap tindakannya dan setiap aspek. Untuk mengalahkan atau membujuk mereka adalah dengan sebuah alasan dan pertimbangan-pertimbangan. Mempunyai banyak kebaggaan (pride) dan merasa hebat dalam melakukan sesuatu. Jika mereka adalah teman Anda, mereka sangat dapat dipercaya. Bagaimanapun, jika dia menjadi lawan Anda, mereka adalah lawan yang tangguh. Karena mereka dapat menjadi sangat ‘berbicara’ selayaknya perfeksionis, mereka seringkali meninggalkan suatu kesan yang tidak baik yang menjadikannya sangat sukar untuk diurus ketika pertama jumpa.

Orang dengan kepribadian kiri-kiri ini sangat susah untuk masuk dibidang desain (tidak berarti mereka tidak bisa), ada berbagai cara agar kita bisa menggunakan otak kanan kita secara optimal. Meskipun demikian hasil desain yang mereka ciptakan biasanya membutuhkan waktu yang lama, penelitian dan obeservasi mereka buat sebanyak mereka mau dan seringkali membuat desain mereka menjadi ‘wow’ karena dedikasi mereka yang tinggi.
Kiri + Kanan

Suka peduli pada orang lain dan tipe pemimpin

Mereka mempunyai kemampuan berbicara yang hebat dan pintar menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada, sekaligus masih mempertimbangkan kebutuhan orang lain. Oleh karena kekerenan dan sifat kalem / tenangnya, dan sekaligus sifat bertanggung-jawabnya yang tinggi, mereka akan cenderung menjadi pemimpin dari suatu kelompok. Menjadi populer diantara orang-orang disekitarnya.

Bagaimanapun, mereka tidak bisa membantu kehidupan atau kepentingan pribadinya dalam hal ‘membagi/mencampur kedua hal tersebut’ karena mereka ingin terlalu banyak mempedulikan orang lain. Sangat memperhatikan bagaimana orang lain memandang mereka dan selalu siaga.

Wah, kalau tipe yang satu ini bagaimana ya saya menjabarkannya… Mereka suka sesuatu yang berbau observasi dan penelitian. Seperti juga kita pahami, dalam bidang komunikasi visual kita akan bergelut dengan hal-hal yang semacam itu. Namun, agak kurang bisa untuk berimajinasi. Mereka mendefinisikan sesuatu berdasarkan prinsip dan konsep. Ketika mereka akan menjabarkan hasil konsep dari observasi, mereka kurang bisa mengolahnya dalam bentuk visual. Seperti layaknya kita tahu akan suatu hal, sepertinya dekat sekali, namun susah untuk diungkapkan dalam kata-kata.

Saya adalah seorang yang berkepribadian ‘kanan+kiri’ yang membuat saya penuh pertimbangan, sangat bersahabat, suportif, memberikan orang lain perasaan aman, suka peduli orang lain. Tidak bisa berkata TIDAK! Jadi, ingat jangan meminta saya untuk melakukan sesuatu karena akan membuat saya semakin kacau, Anda pasti tahulah saya tidak bisa berkata’tidak’. (yang saya maksud adalah jika tes ini memang benar adanya).

Nah lo, mana bidang desainnya? Begini kawan, ketika kita mendesain atau melakukan pekerjaan kita sehari-hari dibidang desain, kita akan berperilaku seperti apa yang dihasilkan dari tes tersebut di atas. Memang, ini tidak secara langsung terkait bidang desain. Namun ketika melakukan sesuatu diantara proses kreatif desain kita pasti akan berperilaku selayaknya apa yang ada di hasil tes ini. Hal inilah yang menjadi poin utama bahan pertimbangan saya.

Jadi, bagaimanan dengan Anda? Apakah tipe Anda? dan Apakah ini akurat?



Sumber: http://www.ahlidesain.com
               kelasdesain.com

Cara Membuat Foto Sampul Facebook Yang Unik Dengan Menggunakan Photoshop CS3




• Sebelumnya login dulu di Facebook. Setelah profil anda terbuka ambil gambar profil dengan cara menekan Print Scren di keyboard lalu Ctrl + V di Photoshop



• Buat dokumen baru 851 pixel x 315 pixel. Masukkan gambar dan Ctrl + T atur posisinyakemudian Crop Tool (C).Beri warna putih..

• Dengan Pen Tool (P), ambil gambar sampul lalu klik kanan Make Selection untuk menampilkan seleksi .


• Setelah di make selection, maka gambar terseleksi semua, agar foto sampul ny saja yg terseleksi atau yang akan di hapus, pilih select->invers. Lalu tekan delete untuk menghapusnya. Dan hilangkan seleksinya dengan cara pilih select->Deselect


Maka setelah dihapus hasilnya seperti di bawah ini:



• Duplikat, Ctrl + J Layer 1 sebanyak 3 kali dan posisikan teratur di bawah layer 2, seperti contoh gambar dibawah ini.


• Pilih Layer 2 copy, klik Ctrl + T atur dan sesuaikan agar pas seperti gambar di bawah ini.


• Selanjut disini saya akan menambahkan animasi text sederhana ya sobat, agar agak keren .Buat layer text dan tulis sesuai dengan keinginan anda, di sini saya menggunakan tulisan RIENIE CHE MANIEZ… karena saya menyesusaikan dengan nama profil facebook saya. Dan beri warna hijau,

• Selanjutnya buat text Rienie che maniez, tetapi satu layer Satu huruf dan beri warna biru mis: layer text R, begitu seterusnya sampai huruf Z.Seperti layer di bawah ini.



• Selanjutnya timpahkan huruf yang kita buat satu layer satu huruf pada text RIENIE CHE MANIEZ.


• Selanjutnya buka gambar kupu-kupu. Dan duplicate, karena disini saya menggunakan 2 gambar kupu2…Letakan layer kupu2 dibawah layer text.

• Selanjutnya kita buat animasinya ya sobat, pilih window->pilih animation.Maka akan muncul jendela animation frame.. disinilah sobat kita mengatur framenya.
Sebelum kita duplicate frame ny, matikan semua layer text, karena disini saya akan membuat animasi text sama kupu-kupunya saja. Oke sobat , setelah kita matikan semua lalu kita duplicate sebanyak 16 frames , caranya pilih Duplicates selected frames di bawah jendela animation frames. Maka frame akan bertambah menjadi 17 frame.

• Selanjutnya pada frame kedua, hidupkan layer text Rinie che maniez dan kupu2nya, dan pada frame ketiga hidupkan layer text Rienie che maniez dan layer text R.. lakukan seterusnya sampe menjadi sebuah animasi.. disini bisa anda framenya sesuai imajinasi anda.
• Langkah terakhir atur waktu delay nya ya sobat, caranya pilih frame pertama lalu tekan shift->lalu pilih frame terakhir atau 17. Lalu pilih tanda panah di bawah frame, pilih waktu delay yang anda ingin kn, disini saya menggunakan 1.0.



• Untuk menjalankan pilih play animation di bawah jendela animation frame.

• Inilah hasil terakhirnya



Sampul-Facebook-unik

Semoga artikel “Cara Membuat Foto Sampul Facebook Yang Unik Dengan Photoshop CS3” bisa bermanfaat bagi anda, selamat mencoba dan Terima Kasih.



sumber: http://astuti-rhinie.blogspot.com
             kelasdesain.com